Udah pernah tahu tentang Powerpoint or udah pernah ngegunain ?
Nah ane intro dikit dlu dah mengenai apa sih itu Powerpoint ?
Microsoft Office PowerPoint atau PowerPoint adalah sebuah program komputer untuk presentasi yang dikembangkan oleh Microsoft di dalam paket aplikasi kantoran mereka, Microsoft Office, selain Microsoft Word, Excel, Access dan beberapa program lainnya. PowerPoint berjalan di atas komputer PC berbasis sistem operasi Microsoft Windows dan juga Apple Macintosh yang menggunakan sistem operasi Apple Mac OS, meskipun pada awalnya aplikasi ini berjalan di atas sistem operasi Xenix. Aplikasi ini sangat banyak digunakan, apalagi oleh kalangan perkantoran dan pebisnis, para pendidik, siswa, dan trainer. Dimulai pada versi Microsoft Office System 2003,
Microsoft mengganti nama dari sebelumnya Microsoft PowerPoint saja
menjadi Microsoft Office PowerPoint. Lalu, pada Office 2013, namanya
cukup disingkat PowerPoint. Versi terbaru dari PowerPoint adalah versi
15 (Microsoft Office PowerPoint 2013), yang tergabung ke dalam paket Microsoft Office 2013.
Aplikasi Microsoft PowerPoint ini pertama kali dikembangkan oleh Bob Gaskins dan Dennis Austin sebagai Presenter untuk perusahaan bernama Forethought, Inc yang kemudian mereka ubah namanya menjadi PowerPoint.
Pada tahun 1987,
PowerPoint versi 1.0 dirilis, dan komputer yang didukungnya adalah
Apple Macintosh. PowerPoint kala itu masih menggunakan warna
hitam/putih, yang mampu membuat halaman teks dan grafik untuk
transparansi overhead projector (OHP). Setahun kemudian, versi baru dari PowerPoint muncul dengan dukungan warna, setelah Macintosh berwarna muncul ke pasaran.
Microsoft pun mengakuisisi Forethought, Inc dan tentu saja perangkat
lunak PowerPoint dengan harga kira-kira 14 Juta dolar pada tanggal 31 Juli 1987. Pada tahun 1990, versi Microsoft Windows dari PowerPoint (versi 2.0) muncul ke pasaran, mengikuti jejak Microsoft Windows 3.0.
Sejak tahun 1990, PowerPoint telah menjadi bagian standar yang tidak
terpisahkan dalam paket aplikasi kantoran Microsoft Office System
(kecuali Basic Edition).
Nah sekarang udah mengerti kan apa itu Powerpoint. Btw pada kesempatan kali ini saya tidak ingin menjelaskan cara untuk menggunakannyaa. Tapi saya lebih pengen untuk berbagi background dan font agar tampilan Powerpoint anda menjadi lebih menarik.
Langsung aja menuju ke TKP gan.
Nih link buat Download Background nya, langsung aja di sedot gan.
Kumpulan Ilmu - Ilmu Avatar
Sory Masih Pemula Gan Butuh pencerahan
Rabu, 08 Oktober 2014
Rabu, 18 Juni 2014
SPSS
Langkah-Langkah Dalam Menguji :
1.
Reliability Analysis :
(Analyze
– Scale – Reliability Analysis)
2.
Crosstabs :
(Analyze –
Descriptive Statistics – Crosstabs)
3.
Descriptives :
(Analyze
– Descriptive Statistics – Descriptives)
4.
Frequencies :
(Analyze
– Descriptives Statistics – Frequencies)
1.
Uji Validitas
Uji Validitas adalah ketepatan
atau kecermatan suatu instrumen dalam mengukur apa yang ingin dukur. Dalam
pengujian instrumen pengumpulan data, validitas bisa dibedakan menjadi validitas
faktor dan validitas item. Validitas faktor diukur bila item yang disusun
menggunakan lebih dari satu faktor (antara faktor satu dengan yang lain ada kesamaan).
Pengukuran validitas faktor ini dengan cara mengkorelasikan antara skor faktor
(penjumlahan item dalam satu faktor) dengan skor total faktor (total
keseluruhan faktor), sedangkan pengukuran validitas item dengan cara
mengkorelasikan antara skor item dengan skor total item.
2.
Uji Reliabilitas
Uji reliabilitas
digunakan untuk mengetahui konsistensi alat ukur, apakah alat pengukur yang
digunakan dapat diandalkan dan tetap konsisten jika pengukuran tersebut
diulang. Ada beberapa metode pengujian reliabilitas diantaranya metode tes
ulang, formula belah dua dari Spearman-Brown, formula Rulon, formula Flanagan,
Cronbach’s Alpha, metode formula KR-20, KR-21, dan metode Anova Hoyt.
3. Uji
Multikolinearitas
Uji multikolinearitas digunakan untuk mengetahui ada atau tidaknya
penyimpangan asumsi klasik multikolinearitas yaitu adanya hubungan linear antar
variabel independen dalam model regresi. Prasyarat yang harus terpenuhi dalam
model regresi adalah tidak adanya multikolinearitas. Ada beberapa metode
pengujian yang bisa digunakan diantaranya yaitu 1) dengan melihat nilai inflation
factor (VIF) pada model regresi, 2) dengan membandingkan nilai koefisien
determinasi individual (r2) dengan nilai determinasi secara
serentak (R2), dan 3) dengan melihat nilai eigenvalue dan
condition index. Pada pembahasan ini akan dilakukan uji
multikolinearitas dengan melihat nilai inflation factor (VIF) pada model
regresi dan membandingkan nilai koefisien determinasi individual (r2)
dengan nilai determinasi secara serentak (R2).
Menurut Santoso (2001), pada umumnya jika VIF lebih besar dari 5, maka variabel
tersebut mempunyai persoalan multikolinearitas dengan variabel bebas
lainnya.
4.
Uji Normalitas
Uji normalitas pada model regresi digunakan untuk
menguji apakah nilai residual yang dihasilkan dari regresi terdistribusi secara
normal atau tidak. Model regresi yang baik adalah yang memiliki nilai residual
yang terdistribusi secara normal. Beberapa metode uji normalitas yaitu dengan
melihat penyebaran data pada sumber diagonal pada grafik Normal P-P Plot of
regression standardized residual atau
dengan uji One Sample Kolmogorov Smirnov.
5. Uji
Deskriptif
Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan
data-data penelitian seperti mean, standar deviasi, varian, modus dll. Dalam
program SPSS digunakan juga ukuran skewness dan kurtosis untuk menggambarkan
distribusi data apakah normal atau tidak, selain ada beberapa pengujian untuk
mengetahui normalitas data dengan uji Kolmogorov-Smirnov dan Shapiro-Wilk.
Dalam pembahasan ini hanya akan dilakukan analisis deskriptif dengan memberikan
gambaran data tentang jumlah data, minimum, maksimum, mean, dan standar
deviasi.
6. Analisis
Regresi
Analisis regresi linier berganda adalah hubungan
secara linear antara dua atau lebih variabel independen (X1, X2,….Xn)
dengan variabel dependen (Y). Analisis ini untuk mengetahui arah hubungan
antara variabel independen dengan variabel dependen apakah masing-masing
variabel independen berhubungan positif atau negatif dan untuk memprediksi
nilai dari variabel dependen apabila nilai variabel independen mengalami
kenaikan atau penurunan. Data yang digunakan biasanya berskala interval atau
rasio.
Sumber : http://duwiconsultant.blogspot.com
Kamis, 12 Juni 2014
Cheat Battlefront Heroes™
Cheat Battlefront Heroes
Locker Blue Download Here
Password Generator Download Here
1. Download Kedua File Diatas
2. Buka Password Generator 1.12 (Jangan kaget bila tiba-tiba Youtube terbuka dengan sendirinya)
3. Tunggu sampai Password Generator memberikan Password.
4. Login Facebook Anda dan Buka Battlefront Heroes™
5. Buka Locker Blue
6. Masukkan Password yg tadi telah kita dapatkan
7. Selamat Membuktikan
Catatan :
Jangan terlalu sering dipakai karena mengingat adanya Fitur Replay dari Battlefront jadi memudahkan player untuk mereport anda.
Jika Langkah diatas belum berhasil silahkan berkomentar dibawah.
Trims
Locker Blue Download Here
Password Generator Download Here
1. Download Kedua File Diatas
2. Buka Password Generator 1.12 (Jangan kaget bila tiba-tiba Youtube terbuka dengan sendirinya)
3. Tunggu sampai Password Generator memberikan Password.
4. Login Facebook Anda dan Buka Battlefront Heroes™
5. Buka Locker Blue
6. Masukkan Password yg tadi telah kita dapatkan
7. Selamat Membuktikan
Catatan :
Jangan terlalu sering dipakai karena mengingat adanya Fitur Replay dari Battlefront jadi memudahkan player untuk mereport anda.
Jika Langkah diatas belum berhasil silahkan berkomentar dibawah.
Trims
Senin, 02 Juni 2014
Uji Multikolinearitas
Multikolinearitas adalah adalah uji untuk mengetahui apakah terdapat hubungan linear antar variabel independen dalam model regresi.
Langkah-Langkah dalam Uji Multikolinearitas :
1. Lihat Kotak VIF (Variance Inflation Factor).
· Jika nilai VIF lebih besar atau sama dengan 10 maka diduga bahwa antar variabel independen terjadi persoalan multikolinearitas.
· Jika nilai VIF lebih kecil dari 10 maka diduga bahwa antar variabel independen tidak terjadi persoalan multikolinearitas.
2. Melihat nilai Tolerance
· Jika nilai Tolerance lebih besar dari 0.10 maka dapat ditarik kesimpulan bahwa tidak terjadi Multikolinearitas.
· Jika nilai Tolerance lebih kecil dari 0.10 maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terjadi Multikolinearitas.
Coefficientsa
| |||
Model
|
Collinearity Statistics
| ||
Tolerance
|
VIF
| ||
1
|
TotalX1
|
,643
|
1,555
|
TotalX2
|
,643
|
1,555
| |
a. Dependent Variable: TotalY
| |||
Dari hasil di atas dapat diketahui nilai Variance Inflation Factor (VIF) kedua variabel yaitu Total X1 dan Total X2 adalah 1.555 lebih kecil dari 5, sehingga bisa dikatakan bahwa antar variabel independen tidak terjadi persoalan multikolinearitas.
Dari hasil di atas dapat diketahui nilai Tolerance 0.643, lebih besar dari 0.10 maka dapat ditarik kesimpulan bahwa tidak terjadi multikolinearitas.
3. Membandingkan nilai koefisien determinasi individual (r2) dengan nilai determinasi secara serentak (R2)
Dalam metode ini, cara yang ditempuh adalah dengan meregresikan setiap variabel independen dengan variabel independen lainnya, dengan tujuan untuk mengetahui nilai koefisien r2 untuk setiap variabel yang diregresikan. Selanjutnya nilai r2 tersebut dibandingkan dengan nilai koefisien determinasi R2.
Dalam metode ini, cara yang ditempuh adalah dengan meregresikan setiap variabel independen dengan variabel independen lainnya, dengan tujuan untuk mengetahui nilai koefisien r2 untuk setiap variabel yang diregresikan. Selanjutnya nilai r2 tersebut dibandingkan dengan nilai koefisien determinasi R2.
Kriteria pengujian yaitu :
· Jika r2 > R2 maka terjadi multikolinearitas
· Jika r2 < R2 maka tidak terjadi multikolinearitas.
Model Summary
| |||||||||
Model
|
R
|
R Square
|
Adjusted R Square
|
Std. Error of the Estimate
| |||||
1
|
,598a
|
,357
|
,346
|
4,943
| |||||
a. Predictors: (Constant), TotalX2
| |||||||||
Model Summary
| |||||||||
Model
|
R
|
R Square
|
Adjusted R Square
|
Std. Error of the Estimate
| |||||
1
|
,910a
|
,828
|
,822
|
4,091
| |||||
a. Predictors: (Constant), TotalX2, TotalX1
| |||||||||
Variabel Dependen
|
Variabel Independen
|
Nilai r square (r2)
|
Total X1
|
Total X2
|
0.357 (r2)
|
Nilai R2
|
0.828 (R2)
|
Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa nilai koefisien r2 yang diperoleh bernilai lebih kecil dari pada nilai koefisien determinasi (R2). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi masalah multikolinearitas pada model regresi.
Uji T dan Uji F
Coefficientsa
| ||||||||
Model
|
Unstandardized Coefficients
|
Standardized Coefficients
|
t
|
Sig.
|
Collinearity Statistics
| |||
B
|
Std. Error
|
Beta
|
Tolerance
|
VIF
| ||||
1
|
(Constant)
|
12,934
|
6,907
|
1,873
|
,066
| |||
TotalX1
|
1,272
|
,109
|
,802
|
11,709
|
,000
|
,643
|
1,555
| |
TotalX2
|
-,227
|
,095
|
-,164
|
-2,397
|
,020
|
,643
|
1,555
| |
a. Dependent Variable: TotalY
| ||||||||
Uji T digunakan untuk mengetahui apakah variabel-variabel independen secara parsial berpengaruh nyata atau tidak terhadap variabel dependen. Derajat signifikansi yang digunakan adalah 0.05. Apabila nilai signifikan lebih kecil dari derajat kepercayaan maka kita menerima hipotesis alternatif, yang menyatakan bahwa suatu variabel independen secara parsial mempengaruhi variabel dependen. Nilai t yang positif menunjukkan bahwa variabel independent mempunyai hubungan yang searah dengan variabel dependent.
· Terlihat pada baris Total X1 terdapat nilai sig 0.000. Nilai sig lebih kecil dari nilai probabilitas 0.05 (untuk sosial) dengan kata lain 0.000 < 0.05, maka H1 diterima dan Ho ditolak. Nilai t yang positif menunjukkan bahwa variabel Total X1 mempunyai hubungan yang searah dengan Total Y.
· Terlihat pada baris Total X2 terdapat nilai sig 0.020. Nilai sig lebih kecil dari nilai probabilitas 0.05 (untuk sosial) dengan kata lain 0.020 < 0.05, maka H1 diterima dan Ho ditolak. Nilai t yang negative menunjukkan bahwa variabel Total X2 mempunyai hubungan yang tidak searah dengan Total Y.
ANOVAa
| ||||||
Model
|
Sum of Squares
|
df
|
Mean Square
|
F
|
Sig.
| |
1
|
Regression
|
4591,390
|
2
|
2295,695
|
137,184
|
,000b
|
Residual
|
953,860
|
57
|
16,734
| |||
Total
|
5545,250
|
59
| ||||
a. Dependent Variable: TotalY
| ||||||
b. Predictors: (Constant), TotalX2, TotalX1
| ||||||
Uji F digunakan untuk mengetahui apakah variabel-variabel independen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen. Derajat kepercayaan yang digunakan adalah 0.05. Apabila nilai F hasil perhitungan lebih besar daripada nilai F menurut tabel maka hipotesis alternatif, yang menyatakan bahwa semua variabel independen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen.
· Dapat dilihat bahwa nilai sig 0.000. Nilai sig lebih kecil dari nilai probabilitas 0.05 (untuk sosial) dengan kata lain 0.000 < 0.05, maka ini menunjukkan bahwa Variabel Total X1 dan Variabel Total X2 memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Variabel Total Y.
Output Analisis Multikolinearitas
GET
FILE='D:\Tugas\Yogo\Kuliah\Semester IV\Laboratorium Statistika\Uji Multikolinearitas\Uji Multikolinearitas.sav'.
DATASET NAME DataSet1 WINDOW=FRONT.
REGRESSION
/MISSING LISTWISE
/STATISTICS COEFF OUTS BCOV R ANOVA COLLIN TOL
/CRITERIA=PIN(.05) POUT(.10)
/NOORIGIN
/DEPENDENT TotalY
/METHOD=ENTER TotalX1 TotalX2.
Regression
Variables Entered/Removeda
| |||
Model
|
Variables Entered
|
Variables Removed
|
Method
|
1
|
TotalX2, TotalX1b
|
.
|
Enter
|
a. Dependent Variable: TotalY
| |||
b. All requested variables entered.
| |||
Model Summary
| ||||
Model
|
R
|
R Square
|
Adjusted R Square
|
Std. Error of the Estimate
|
1
|
,910a
|
,828
|
,822
|
4,091
|
a. Predictors: (Constant), TotalX2, TotalX1
| ||||
ANOVAa
| ||||||
Model
|
Sum of Squares
|
df
|
Mean Square
|
F
|
Sig.
| |
1
|
Regression
|
4591,390
|
2
|
2295,695
|
137,184
|
,000b
|
Residual
|
953,860
|
57
|
16,734
| |||
Total
|
5545,250
|
59
| ||||
a. Dependent Variable: TotalY
| ||||||
b. Predictors: (Constant), TotalX2, TotalX1
| ||||||
Coefficientsa
| ||||||||
Model
|
Unstandardized Coefficients
|
Standardized Coefficients
|
t
|
Sig.
|
Collinearity Statistics
| |||
B
|
Std. Error
|
Beta
|
Tolerance
|
VIF
| ||||
1
|
(Constant)
|
12,934
|
6,907
|
1,873
|
,066
| |||
TotalX1
|
1,272
|
,109
|
,802
|
11,709
|
,000
|
,643
|
1,555
| |
TotalX2
|
-,227
|
,095
|
-,164
|
-2,397
|
,020
|
,643
|
1,555
| |
a. Dependent Variable: TotalY
| ||||||||
Coefficient Correlationsa
Model
|
TotalX2
|
TotalX1
| ||
1
|
Correlations
|
TotalX2
|
1,000
|
,598
|
TotalX1
|
,598
|
1,000
| ||
Covariances
|
TotalX2
|
,009
|
,006
| |
TotalX1
|
,006
|
,012
| ||
a. Dependent Variable: TotalY
| ||||
Collinearity Diagnosticsa
| ||||||
Model
|
Dimension
|
Eigenvalue
|
Condition Index
|
Variance Proportions
| ||
(Constant)
|
TotalX1
|
TotalX2
| ||||
1
|
1
|
2,951
|
1,000
|
,00
|
,00
|
,00
|
2
|
,046
|
8,049
|
,00
|
,18
|
,22
| |
3
|
,004
|
27,612
|
1,00
|
,82
|
,78
| |
a. Dependent Variable: TotalY
| ||||||
Untuk File Lengkapnya dapat di download di
https://drive.google.com/file/d/0B0gQVDhdLDJLbDhwWVpCTXprVFU/edit?usp=sharing
Untuk File Mentahnya (Excel) dapat di download di
https://drive.google.com/file/d/0B0gQVDhdLDJLbVJPSmVxVW51V2s/edit?usp=sharing
Untuk File SPSS nya dapat di download di
https://drive.google.com/file/d/0B0gQVDhdLDJLQThSMG02VHFsOVU/edit?usp=sharing
Untuk File Output nya dapat di download di
https://drive.google.com/file/d/0B0gQVDhdLDJLbGF6YzN1TExjbFE/edit?usp=sharing
https://drive.google.com/file/d/0B0gQVDhdLDJLbDhwWVpCTXprVFU/edit?usp=sharing
Untuk File Mentahnya (Excel) dapat di download di
https://drive.google.com/file/d/0B0gQVDhdLDJLbVJPSmVxVW51V2s/edit?usp=sharing
Untuk File SPSS nya dapat di download di
https://drive.google.com/file/d/0B0gQVDhdLDJLQThSMG02VHFsOVU/edit?usp=sharing
Untuk File Output nya dapat di download di
https://drive.google.com/file/d/0B0gQVDhdLDJLbGF6YzN1TExjbFE/edit?usp=sharing
Langganan:
Postingan (Atom)