Pages

Senin, 02 Juni 2014

Uji Multikolinearitas


Multikolinearitas adalah adalah uji untuk mengetahui apakah terdapat hubungan linear antar variabel independen dalam model regresi.

Langkah-Langkah dalam Uji Multikolinearitas :
1.      Lihat Kotak VIF (Variance Inflation Factor).
·         Jika nilai VIF lebih besar atau sama dengan 10 maka diduga bahwa antar variabel independen terjadi persoalan multikolinearitas.
·         Jika nilai VIF lebih kecil dari 10 maka diduga bahwa antar variabel independen tidak terjadi persoalan multikolinearitas.

2.      Melihat nilai Tolerance
·         Jika nilai Tolerance lebih besar dari 0.10 maka dapat ditarik kesimpulan bahwa tidak terjadi Multikolinearitas.
·         Jika nilai Tolerance lebih kecil dari 0.10 maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terjadi Multikolinearitas.
Coefficientsa
Model
Collinearity Statistics
Tolerance
VIF
1
TotalX1
,643
1,555
TotalX2
,643
1,555
a. Dependent Variable: TotalY

    Dari hasil di atas dapat diketahui nilai Variance Inflation Factor (VIF) kedua variabel yaitu Total X1 dan Total X2 adalah 1.555 lebih kecil dari 5, sehingga bisa dikatakan bahwa antar variabel independen tidak terjadi persoalan multikolinearitas.

    Dari hasil di atas dapat diketahui nilai Tolerance 0.643, lebih besar dari 0.10 maka dapat ditarik kesimpulan bahwa tidak terjadi multikolinearitas.

3.      Membandingkan nilai koefisien determinasi individual (r2) dengan nilai determinasi secara serentak (R2)
Dalam metode ini, cara yang ditempuh adalah dengan meregresikan setiap variabel independen dengan variabel independen lainnya, dengan tujuan untuk mengetahui nilai koefisien r2 untuk setiap variabel yang diregresikan. Selanjutnya nilai r2 tersebut dibandingkan dengan nilai koefisien determinasi R2.

Kriteria pengujian yaitu :
·         Jika r2 > R2 maka terjadi multikolinearitas
·         Jika r2 < R2 maka tidak terjadi multikolinearitas.




Model Summary


Model
R
R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate


1
,598a
,357
,346
4,943


a. Predictors: (Constant), TotalX2


Model Summary
Model
R
R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
1
,910a
,828
,822
4,091
a. Predictors: (Constant), TotalX2, TotalX1










Variabel Dependen
Variabel Independen
Nilai r square (r2)
Total X1
Total X2
0.357 (r2)
Nilai R2
0.828 (R­­­­2)









Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa nilai koefisien r2 yang diperoleh bernilai lebih kecil dari pada nilai koefisien determinasi (R2). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi masalah multikolinearitas pada model regresi.

Uji T dan Uji F

Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
t
Sig.
Collinearity Statistics
B
Std. Error
Beta
Tolerance
VIF
1
(Constant)
12,934
6,907

1,873
,066


TotalX1
1,272
,109
,802
11,709
,000
,643
1,555
TotalX2
-,227
,095
-,164
-2,397
,020
,643
1,555
a. Dependent Variable: TotalY

Uji T digunakan untuk mengetahui apakah variabel-variabel independen secara parsial berpengaruh nyata atau tidak terhadap variabel dependen. Derajat signifikansi yang digunakan adalah 0.05. Apabila nilai signifikan lebih kecil dari derajat kepercayaan maka kita menerima hipotesis alternatif, yang menyatakan bahwa suatu variabel independen secara parsial mempengaruhi variabel dependen. Nilai t yang positif menunjukkan bahwa variabel independent mempunyai hubungan yang searah dengan variabel dependent.

·         Terlihat pada baris Total X1 terdapat nilai sig 0.000. Nilai sig lebih kecil dari nilai probabilitas 0.05 (untuk sosial) dengan kata lain 0.000 < 0.05, maka H1 diterima dan Ho ditolak. Nilai t yang positif menunjukkan bahwa variabel Total X1 mempunyai hubungan yang searah dengan Total Y.

·         Terlihat pada baris Total X2 terdapat nilai sig 0.020. Nilai sig lebih kecil dari nilai probabilitas 0.05 (untuk sosial) dengan kata lain 0.020 < 0.05, maka H1 diterima dan Ho ditolak. Nilai t yang negative menunjukkan bahwa variabel Total X2 mempunyai hubungan yang tidak searah dengan Total Y.

ANOVAa
Model
Sum of Squares
df
Mean Square
F
Sig.
1
Regression
4591,390
2
2295,695
137,184
,000b
Residual
953,860
57
16,734


Total
5545,250
59



a. Dependent Variable: TotalY
b. Predictors: (Constant), TotalX2, TotalX1

Uji F digunakan untuk mengetahui apakah variabel-variabel independen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen. Derajat kepercayaan yang digunakan adalah 0.05. Apabila nilai F hasil perhitungan lebih besar daripada nilai F menurut tabel maka hipotesis alternatif, yang menyatakan bahwa semua variabel independen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen.
·         Dapat dilihat bahwa nilai sig 0.000. Nilai sig lebih kecil dari nilai probabilitas 0.05 (untuk sosial) dengan kata lain 0.000 < 0.05, maka ini menunjukkan bahwa Variabel Total X1 dan Variabel Total X2 memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Variabel Total Y.



Output Analisis Multikolinearitas


GET
  FILE='D:\Tugas\Yogo\Kuliah\Semester IV\Laboratorium Statistika\Uji Multikolinearitas\Uji Multikolinearitas.sav'.
DATASET NAME DataSet1 WINDOW=FRONT.
REGRESSION
  /MISSING LISTWISE
  /STATISTICS COEFF OUTS BCOV R ANOVA COLLIN TOL
  /CRITERIA=PIN(.05) POUT(.10)
  /NOORIGIN
  /DEPENDENT TotalY
  /METHOD=ENTER TotalX1 TotalX2.

Regression

Variables Entered/Removeda
Model
Variables Entered
Variables Removed
Method
1
TotalX2, TotalX1b
.
Enter
a. Dependent Variable: TotalY
b. All requested variables entered.

Model Summary
Model
R
R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
1
,910a
,828
,822
4,091
a. Predictors: (Constant), TotalX2, TotalX1

ANOVAa
Model
Sum of Squares
df
Mean Square
F
Sig.
1
Regression
4591,390
2
2295,695
137,184
,000b
Residual
953,860
57
16,734


Total
5545,250
59



a. Dependent Variable: TotalY
b. Predictors: (Constant), TotalX2, TotalX1

Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
t
Sig.
Collinearity Statistics
B
Std. Error
Beta
Tolerance
VIF
1
(Constant)
12,934
6,907

1,873
,066


TotalX1
1,272
,109
,802
11,709
,000
,643
1,555
TotalX2
-,227
,095
-,164
-2,397
,020
,643
1,555
a. Dependent Variable: TotalY

 Coefficient Correlationsa
Model
TotalX2
TotalX1
1
Correlations
TotalX2
1,000
,598
TotalX1
,598
1,000
Covariances
TotalX2
,009
,006
TotalX1
,006
,012
a. Dependent Variable: TotalY
 
Collinearity Diagnosticsa
Model
Dimension
Eigenvalue
Condition Index
Variance Proportions
(Constant)
TotalX1
TotalX2
1
1
2,951
1,000
,00
,00
,00
2
,046
8,049
,00
,18
,22
3
,004
27,612
1,00
,82
,78
a. Dependent Variable: TotalY


Tidak ada komentar: