A Set Of Winning Marketing Practices
By : Philip
Kotler
1.
Higher
Quality
Menang melalui kualitas yang tinggi. Semua orang juga
tidak akan memilih kualitas yang rendah jika ada kualitas yang lebih baik. Akan
tetapi ada beberapa masalah dalam hal menentukkan kualitas yang baik, yaitu :
· Kualitas
memiliki banyak makna, sebagai contoh perusahaan mobil yang menciptakan
suatu mobil dengan kecepatan tinggi. Apakah semua pelanggan akan beranggapan
bahwa mobil tersebut berkualitas tinggi ? Tentu saja tidak, karena setiap orang
memiliki berbagai macam pandangan dalam menilai suatu hal.
·
Kualitas
tidak hanya ditentukan oleh tampilan luar saja, sebagai
contoh dalam hal membeli Antenna, sering kali kita hanya melihat Casing Antenna
nya saja dalam menentukan kualitas gambar yang dihasilkan padahal yang
menentukan kualitas gambar bukanlah Casing nya tetapi komponen-komponen yang
ada di dalam Casing nya.
Contoh nyata dari “Higher Quality” adalah iPhone.
iPhone memiliki berbagai macam kelebihan yang tidak ada di Handphone lainnya
serperti : kamera iSight yang berguna untuk meningkatkan kualitas foto yang
dihasilkan, pemindai sidik jari yang berfungsi sebagai kode pengaman dan
lain-lain. Hal itulah yang membuat iPhone sebagai Handphone yang memiliki
kualitas tinggi dibandingkan dengan para pesaingnya.
2.
Better
Services
Menang melalui pelayanan yang lebih baik. Semua orang
tentu saja menginginkan pelayanan yang lebih baik. Berikut beberapa hal yang
sebaiknya dilakukan untuk dapat memberikan pelayanan yang lebih baik :
·
Selalu
tersenyum kepada pelanggan, jika kita tersenyum kepada pelanggan tentu saja
mereka akan merasa senang dan dihargai meskipun produk kita biasa-biasa saja
tetapi mereka akan memberikan persepsi yang berbeda dalam hal menilai pelayanan
kita yang lebih baik.
·
Gunakan
bahasa yang sopan dan santun, gunakan kata seperti
“tolong”, ”terima kasih”, ”bisa saya bantu”, dan lainnya maka pelanggan akan
merasa sangat dihormati dan perlu diingat bahwa sopan tidak hanya dalam hal
berbicara tapi juga dalam hal tindakan.
·
Sebutkan
nama pelanggan, hal ini akan membuat pelanggan merasa dihargai dan
akan membuat mereka merespon dengan baik. Sebagai contoh dalam menjalankan
bisni restoran, kenalkan diri Anda dan tanyakan nama mereka dan ketika
mengantarkan pesanannya gunakan kata “Silahkan dinikmati” hal itu akan membuat
pelanggan merasa senang.
Contoh dari “Better Quality” salah satunya adalah Bank
Mandiri. Bank Mandiri menyediakan berbagai layanan perbankan mulai dari
tabungan, giro, deposito, debit, prabayar, kartu kredit sampai dengan produk
investasi dan fasilitas pembiayaan usaha kecil. Disamping itu Bank Mandiri juga
menyediakan layanan perbanakan 24 jam Full Time secara otomatis yang
memungkinkan setiap nasabah untuk mengatur aktivitas keuangan kapanpun dan
dimanapun Anda berada serta melakukan berbagai transakasi dan mendapatkan
informasi perbankan yang diinginkan dalam seketika. Layanan otomatis ini
meliputi Mandiri ATM, Mandiri SMS, Mandiri Internet, Mandiri Call, Mandiri
Mobile, dan lain-lain. Setiap nasabah juga memiliki kesempatan yang sama untuk
mendapatkan berbagai reward sebagai bentuk apresiasi dari Bank Mandiri. “Apapun
keinginan Anda, Bank Mandiri saja”.
3.
Lower
Prices
Menang melalui harga yang rendah. Tentu saja sebagiai
pelanggan, kita mencari barang dengan harga yang lebih murah tapi tidak
“murahan” perusahaan tersebut juga harus memberikan pelayanan yang baik kepada
pelanggan dan kualitas produk yang dijual tidak boleh terlalu rendah. Sebagai
contoh Wal-Mart merupakan salah satu department store terbesar yang ada. Wal-Mart
dapat sebesar ini berkat “Memahami Pelanggan”. Wal-Mart berusaha menyediakan
barang untuk para pelanggannya dengan harga yang murah sesuai dengan mottonya
yaitu “Save Money, Live Better” yang artinya dengan menghemat pengeluaran maka
keluarga dapat hidup lebih baik. Wal-Mart unggul dalam bidang harga yang rendah
serta pilihan barang yang banyak dan bervariasi.
4.
High
Market Share
Menang melalui pangsa pasar yang tinggi. Perusahaan
yang menghadapi persaingan yang sedikit dapat menjual dalam jumlah besar pada
harga yang tinggi. Sedangkan tingkat persaingan tinggi dapat membuat
penghasilan perusahaan menjadi berkurang. Sebagai contoh PT Kaldu Sari Nabati
Indonesia. Perusahaan ini merupakan pelopor pertama yang membuat wafer krim
keju yaitu Richeese Nabati. Seiring berjalannya waktu, perusahanan ini mulai
memperkenalkan wafer dengan rasa baru yaitu wafer rasa pisang keju. Hal ini
menjadi terobosan baru mengingat belum ada merek wafer lain yang memperkenalkan
rasa wafer yang seperti itu.
5.
Adaptations
And Customization
Menang melalui adaptasi dan kustomisasi. Banyak
pembeli yang ingin para penjual atau perusahaan untuk menyediakan secara khusus
fitur dan layanan yang mereka butuhkan, mengingat perbedaan keinginan para
pembeli terhadap suatu produk yang dijual dalam pasaran. Sebagai contoh salah
satu perusahaan mobil yaitu Ferrari memiliki keunggulan yang tidak semua
perusahaan memilikinya, yaitu keunggulan dalam hal beradaptasi dengan konsumen
dan membiarkan konsumen yang mengkustomisasi produk yang akan dibelinya.
Pembeli dapat menentukan jenis kulit apa yang ingin dipakai pada jok mobil,
warna interior, hiasan yang dipasang, dan lainnya tapi tentu saja ada tambahan
biaya pula.
6.
Continuous
Product Development
Menang melalui peningkatan produk yang berkesinambungan.
Dengan kondisi yang semakin ketat, setiap perusahaan dituntut dapat
meningkatkan daya saing produk yang dihasilkannya. Karena dengan peningkatan
produk, perusahaan dapat mengungguli perusahaan lain yang sejenis. Peningkatan
produk dapat ditelaah dari berbagai aspek mulai dari mutu produk yang lebih
baik, harga jual yang lebih rendah, desain yang lebih menarik dan sebagainya.
Sebagai contoh perusahaan yang bergerak di minuman soda, The Coca-Cola Company
melakukan berbagai inovasi serta pengembangan produk. Awalnya perusahaan ini
hanya memproduksi Coca-Cola saja lalu perusahaan tersebut berinovasi membuat
Coca-Cola Zero (minuman soda tanpa gula), lalu Diet Coke dan bahkan memproduksi
minuman berisotonik seperti Powerade, bahkan minuman sari buah seperti Minute
Maid dan lainnya.
7.
Product
Innovation
Menang melalui inovasi produk. Perusahaan dapat
meningkatkan keuntungan denga cara berinovasi. Inovasi merupakan sesuatu yang
baru dan berbeda dari apa yang telah dimunculkan sebelumnya. Jika suatu
perusahaan tidak melakukan inovasi produk maka hal tersebut akan membuat
pembeli merasa bosan, apalagi produk tersebut memiliki banyak kekurangan,
produk tersebut akan hilang dari pasaran. Berikut ini beberapa alasan mengapa
suatu perusahaan harus melakukan inovasi produk :
·
Inovasi
sebagai bentuk penyempurnaan produk atau layanan jasa
Melalui
sebuah inovasi di dalam penyediaan produk, maka hal yang terpenting yang paling
diharapkan adalah penyempurnaan kualitas dari sebuah produk yang dihasilkan
terhadap produk yang sebelumnya sudah ada
·
Inovasi
untuk meningkatkan angka penjualan
Melalui
sebuah inovasi, akan muncul produk-produk baru yang barangkali sudah dinantikan
oleh para konsumen. Dengan cara ini, secara otomatis angka penjualan akan
meningkat.
·
Inovasi
merupakan bukti kualitas dari suatu perusahaan
Dari waktu ke waktu melakukan perbaikan terhadap suatu
kualitas dari sebuah produk atau layanan dalam rangka memenuhi kebutuhan para
konsumen agar lebih baik.
·
Inovasi
sebagai upaya melawan produk
Dalam hal
ini upaya inovasi menjadi cukup penting apabila perusahaan tidak menginginkan
kerugian besar terhadap penurunan jumlah konsumen akibat adanya produk baru.
Sebagai contoh PT Coca-Cola yang senantiasa berinovasi untuk menjaga
kualitas produknya serta sebagai upaya untuk melawan competitor yaitu dengan
cara mengembangkan Coca-Cola menjadi Coca-Cola Zero dan Diet Coke.
8.
Entering
High Growth Markets
Menang dengan memasuki pasar pertumbuhan tinggi. Pasar
pertumbuhan tinggi seperti elektronik, bio teknologi, robotika, dan
telekomunikasi menarik perhatian khusus bagi masyarakat (pembeli) karena
dianggap memiliki glamour tersendiri dan merasa gengsi jika tidak memilikinya.
Sebagai contoh Microsoft Indonesia yang memfokuskan bisnis aplikasi khususnya
komputasi awan (gabungan pemanfaatan teknologi informasi dan perkembangan
berbasis internet). Sekarang ini teknologi merupakan sebuah komoditas yang
mendorong Microsoft untuk terus berinovasi dalam aplikasi.
9.
Exceeding
Customer Expectations
Menang dengan cara menciptakan produk yang melebihi
harapan pelanggan. Salah satu klise pemasaran yang paling popular saat ini
adalah bahwa perusahaan menang dengan memberikan produk yang melebihi harapan
pelanggan. Jika perusahaan dapat melakukan hal tersebut maka perusahaan akan
mendapatkan laba. Masalah yang timbul akibat ini adalah ketika harapan
pelanggan telah terlampaui maka pelanggan akan memiliki harapan yang lebih di
waktu yang akan datang dan perusahaan semakin sulit untuk memenuhi harapan
tersebut. Dengan kata lain banyak pelanggan saat ini ingin kualitas tinggi,
layanan bagus, kenyamanan, kustomisasi, jaminan pembelian dan lain-lain dengan
harga yang rendah. Tentu saja tidak mungkin bagi suatu perusahaan untuk dapat
memenuhi semua hal tersebut. Jadi perusahaan hanya memenuhi beberapa atau
sebagian dari harapan pelanggan.
Daftar Pustaka :
1. http://www.studymarketing.org/articles/Marketing/Nine_Winning_Marketing_Practices.html
2. http://eindangpujiastuti.blogspot.com/2012/11/pelayanan-kepada-pelanggan.html
3. https://sites.google.com/site/seotoolinfo/bank-mandiri-bank-terbaik-di-indonesia
4. http://walmartdistribution.blogspot.com/p/makalah.html
5. http://nugraharian49.blogspot.com/2013/11/contoh-makalah-market-share.html
6. http://dwiaprilianto.blogspot.com/2008/10/strategi-pemasaran-ferrari.html
7. https://lib.atmajaya.ac.id/default.aspx?tabID=61&src=a&id=205502
8. http://industri.bisnis.com/read/20120603/84/79636/strategi-microsoft-tahun-ini-fokus-di-aplikasi
9. http://rajapresentasi.com/2012/03/strategi-melakukan-inovasi/
2. http://eindangpujiastuti.blogspot.com/2012/11/pelayanan-kepada-pelanggan.html
3. https://sites.google.com/site/seotoolinfo/bank-mandiri-bank-terbaik-di-indonesia
4. http://walmartdistribution.blogspot.com/p/makalah.html
5. http://nugraharian49.blogspot.com/2013/11/contoh-makalah-market-share.html
6. http://dwiaprilianto.blogspot.com/2008/10/strategi-pemasaran-ferrari.html
7. https://lib.atmajaya.ac.id/default.aspx?tabID=61&src=a&id=205502
8. http://industri.bisnis.com/read/20120603/84/79636/strategi-microsoft-tahun-ini-fokus-di-aplikasi
9. http://rajapresentasi.com/2012/03/strategi-melakukan-inovasi/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar