Pages

Minggu, 25 Mei 2014

A Set Of Winning Marketing Practices



A Set Of Winning Marketing Practices
By : Philip Kotler
1.      Higher Quality
Menang melalui kualitas yang tinggi. Semua orang juga tidak akan memilih kualitas yang rendah jika ada kualitas yang lebih baik. Akan tetapi ada beberapa masalah dalam hal menentukkan kualitas yang baik, yaitu :
·       Kualitas memiliki banyak makna, sebagai contoh perusahaan mobil yang menciptakan suatu       mobil dengan kecepatan tinggi. Apakah semua pelanggan akan beranggapan bahwa mobil tersebut berkualitas tinggi ? Tentu saja tidak, karena setiap orang memiliki berbagai macam pandangan dalam menilai suatu hal.
·         Kualitas tidak hanya ditentukan oleh tampilan luar saja, sebagai contoh dalam hal membeli Antenna, sering kali kita hanya melihat Casing Antenna nya saja dalam menentukan kualitas gambar yang dihasilkan padahal yang menentukan kualitas gambar bukanlah Casing nya tetapi komponen-komponen yang ada di dalam Casing nya.
Contoh nyata dari “Higher Quality” adalah iPhone. iPhone memiliki berbagai macam kelebihan yang tidak ada di Handphone lainnya serperti : kamera iSight yang berguna untuk meningkatkan kualitas foto yang dihasilkan, pemindai sidik jari yang berfungsi sebagai kode pengaman dan lain-lain. Hal itulah yang membuat iPhone sebagai Handphone yang memiliki kualitas tinggi dibandingkan dengan para pesaingnya.

2.      Better Services
Menang melalui pelayanan yang lebih baik. Semua orang tentu saja menginginkan pelayanan yang lebih baik. Berikut beberapa hal yang sebaiknya dilakukan untuk dapat memberikan pelayanan yang lebih baik :
·         Selalu tersenyum kepada pelanggan, jika kita tersenyum kepada pelanggan tentu saja mereka akan merasa senang dan dihargai meskipun produk kita biasa-biasa saja tetapi mereka akan memberikan persepsi yang berbeda dalam hal menilai pelayanan kita yang lebih baik.
·         Gunakan bahasa yang sopan dan santun, gunakan kata seperti “tolong”, ”terima kasih”, ”bisa saya bantu”, dan lainnya maka pelanggan akan merasa sangat dihormati dan perlu diingat bahwa sopan tidak hanya dalam hal berbicara tapi juga dalam hal tindakan.
·         Sebutkan nama pelanggan, hal ini akan membuat pelanggan merasa dihargai dan akan membuat mereka merespon dengan baik. Sebagai contoh dalam menjalankan bisni restoran, kenalkan diri Anda dan tanyakan nama mereka dan ketika mengantarkan pesanannya gunakan kata “Silahkan dinikmati” hal itu akan membuat pelanggan merasa senang.
Contoh dari “Better Quality” salah satunya adalah Bank Mandiri. Bank Mandiri menyediakan berbagai layanan perbankan mulai dari tabungan, giro, deposito, debit, prabayar, kartu kredit sampai dengan produk investasi dan fasilitas pembiayaan usaha kecil. Disamping itu Bank Mandiri juga menyediakan layanan perbanakan 24 jam Full Time secara otomatis yang memungkinkan setiap nasabah untuk mengatur aktivitas keuangan kapanpun dan dimanapun Anda berada serta melakukan berbagai transakasi dan mendapatkan informasi perbankan yang diinginkan dalam seketika. Layanan otomatis ini meliputi Mandiri ATM, Mandiri SMS, Mandiri Internet, Mandiri Call, Mandiri Mobile, dan lain-lain. Setiap nasabah juga memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan berbagai reward sebagai bentuk apresiasi dari Bank Mandiri. “Apapun keinginan Anda, Bank Mandiri saja”.

3.      Lower Prices
Menang melalui harga yang rendah. Tentu saja sebagiai pelanggan, kita mencari barang dengan harga yang lebih murah tapi tidak “murahan” perusahaan tersebut juga harus memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan dan kualitas produk yang dijual tidak boleh terlalu rendah. Sebagai contoh Wal-Mart merupakan salah satu department store terbesar yang ada. Wal-Mart dapat sebesar ini berkat “Memahami Pelanggan”. Wal-Mart berusaha menyediakan barang untuk para pelanggannya dengan harga yang murah sesuai dengan mottonya yaitu “Save Money, Live Better” yang artinya dengan menghemat pengeluaran maka keluarga dapat hidup lebih baik. Wal-Mart unggul dalam bidang harga yang rendah serta pilihan barang yang banyak dan bervariasi.

4.      High Market Share
Menang melalui pangsa pasar yang tinggi. Perusahaan yang menghadapi persaingan yang sedikit dapat menjual dalam jumlah besar pada harga yang tinggi. Sedangkan tingkat persaingan tinggi dapat membuat penghasilan perusahaan menjadi berkurang. Sebagai contoh PT Kaldu Sari Nabati Indonesia. Perusahaan ini merupakan pelopor pertama yang membuat wafer krim keju yaitu Richeese Nabati. Seiring berjalannya waktu, perusahanan ini mulai memperkenalkan wafer dengan rasa baru yaitu wafer rasa pisang keju. Hal ini menjadi terobosan baru mengingat belum ada merek wafer lain yang memperkenalkan rasa wafer yang seperti itu.

5.      Adaptations And Customization
Menang melalui adaptasi dan kustomisasi. Banyak pembeli yang ingin para penjual atau perusahaan untuk menyediakan secara khusus fitur dan layanan yang mereka butuhkan, mengingat perbedaan keinginan para pembeli terhadap suatu produk yang dijual dalam pasaran. Sebagai contoh salah satu perusahaan mobil yaitu Ferrari memiliki keunggulan yang tidak semua perusahaan memilikinya, yaitu keunggulan dalam hal beradaptasi dengan konsumen dan membiarkan konsumen yang mengkustomisasi produk yang akan dibelinya. Pembeli dapat menentukan jenis kulit apa yang ingin dipakai pada jok mobil, warna interior, hiasan yang dipasang, dan lainnya tapi tentu saja ada tambahan biaya pula.

6.      Continuous Product Development
Menang melalui peningkatan produk yang berkesinambungan. Dengan kondisi yang semakin ketat, setiap perusahaan dituntut dapat meningkatkan daya saing produk yang dihasilkannya. Karena dengan peningkatan produk, perusahaan dapat mengungguli perusahaan lain yang sejenis. Peningkatan produk dapat ditelaah dari berbagai aspek mulai dari mutu produk yang lebih baik, harga jual yang lebih rendah, desain yang lebih menarik dan sebagainya. Sebagai contoh perusahaan yang bergerak di minuman soda, The Coca-Cola Company melakukan berbagai inovasi serta pengembangan produk. Awalnya perusahaan ini hanya memproduksi Coca-Cola saja lalu perusahaan tersebut berinovasi membuat Coca-Cola Zero (minuman soda tanpa gula), lalu Diet Coke dan bahkan memproduksi minuman berisotonik seperti Powerade, bahkan minuman sari buah seperti Minute Maid dan lainnya.

7.      Product Innovation
Menang melalui inovasi produk. Perusahaan dapat meningkatkan keuntungan denga cara berinovasi. Inovasi merupakan sesuatu yang baru dan berbeda dari apa yang telah dimunculkan sebelumnya. Jika suatu perusahaan tidak melakukan inovasi produk maka hal tersebut akan membuat pembeli merasa bosan, apalagi produk tersebut memiliki banyak kekurangan, produk tersebut akan hilang dari pasaran. Berikut ini beberapa alasan mengapa suatu perusahaan harus melakukan inovasi produk :
·         Inovasi sebagai bentuk penyempurnaan produk atau layanan jasa
Melalui sebuah inovasi di dalam penyediaan produk, maka hal yang terpenting yang paling diharapkan adalah penyempurnaan kualitas dari sebuah produk yang dihasilkan terhadap produk yang sebelumnya sudah ada
·         Inovasi untuk meningkatkan angka penjualan
Melalui sebuah inovasi, akan muncul produk-produk baru yang barangkali sudah dinantikan oleh para konsumen. Dengan cara ini, secara otomatis angka penjualan akan meningkat.
·         Inovasi merupakan bukti kualitas dari suatu perusahaan
Dari waktu ke waktu melakukan perbaikan terhadap suatu kualitas dari sebuah produk atau layanan dalam rangka memenuhi kebutuhan para konsumen agar lebih baik.
·         Inovasi sebagai upaya melawan produk
Dalam hal ini upaya inovasi menjadi cukup penting apabila perusahaan tidak menginginkan kerugian besar terhadap penurunan jumlah konsumen akibat adanya produk baru.
Sebagai contoh PT Coca-Cola yang senantiasa berinovasi untuk menjaga kualitas produknya serta sebagai upaya untuk melawan competitor yaitu dengan cara mengembangkan Coca-Cola menjadi Coca-Cola Zero dan Diet Coke.
8.      Entering High Growth Markets
Menang dengan memasuki pasar pertumbuhan tinggi. Pasar pertumbuhan tinggi seperti elektronik, bio teknologi, robotika, dan telekomunikasi menarik perhatian khusus bagi masyarakat (pembeli) karena dianggap memiliki glamour tersendiri dan merasa gengsi jika tidak memilikinya. Sebagai contoh Microsoft Indonesia yang memfokuskan bisnis aplikasi khususnya komputasi awan (gabungan pemanfaatan teknologi informasi dan perkembangan berbasis internet). Sekarang ini teknologi merupakan sebuah komoditas yang mendorong Microsoft untuk terus berinovasi dalam aplikasi.

9.      Exceeding Customer Expectations
Menang dengan cara menciptakan produk yang melebihi harapan pelanggan. Salah satu klise pemasaran yang paling popular saat ini adalah bahwa perusahaan menang dengan memberikan produk yang melebihi harapan pelanggan. Jika perusahaan dapat melakukan hal tersebut maka perusahaan akan mendapatkan laba. Masalah yang timbul akibat ini adalah ketika harapan pelanggan telah terlampaui maka pelanggan akan memiliki harapan yang lebih di waktu yang akan datang dan perusahaan semakin sulit untuk memenuhi harapan tersebut. Dengan kata lain banyak pelanggan saat ini ingin kualitas tinggi, layanan bagus, kenyamanan, kustomisasi, jaminan pembelian dan lain-lain dengan harga yang rendah. Tentu saja tidak mungkin bagi suatu perusahaan untuk dapat memenuhi semua hal tersebut. Jadi perusahaan hanya memenuhi beberapa atau sebagian dari harapan pelanggan.

Daftar Pustaka :
1. http://www.studymarketing.org/articles/Marketing/Nine_Winning_Marketing_Practices.html
2. http://eindangpujiastuti.blogspot.com/2012/11/pelayanan-kepada-pelanggan.html
3. https://sites.google.com/site/seotoolinfo/bank-mandiri-bank-terbaik-di-indonesia
4. http://walmartdistribution.blogspot.com/p/makalah.html
5. http://nugraharian49.blogspot.com/2013/11/contoh-makalah-market-share.html
6. http://dwiaprilianto.blogspot.com/2008/10/strategi-pemasaran-ferrari.html
7. https://lib.atmajaya.ac.id/default.aspx?tabID=61&src=a&id=205502
8. http://industri.bisnis.com/read/20120603/84/79636/strategi-microsoft-tahun-ini-fokus-di-aplikasi
9. http://rajapresentasi.com/2012/03/strategi-melakukan-inovasi/

Tidak ada komentar: