Contoh Perusahaan Yang
Menggunakan Strategi Kepemimpinan Biaya
Air
Asia
merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di industri penerbangan yang
telah menerapkan strategi penerapan harga murah (low cost carier / LCC)
dibandingkan dengan kompetitornya. Strategi ini dipilih karena sesuai dengan
target market yang dipilih oleh Air Asia yaitu konsumen penerbangan yang sangat
aware terhadap harga dan hanya membutuhkan maanfat utama dari produk dan
pelayanan industri penerbangan yaitu transportasi yang memindahkan konsumen
dari satu tempat ke tempat lain. Masuknya Air Asia ke segmen market ini
didasari oleh pertimbangan bahwa masih banyaknya penduduk Asia khususnya Asia
Tenggara yang membutuhkan transpotasi yang cepat melalui udara baik antar
negara maupun antar daerah tetapi terkendala oleh besarnya biaya penerbangan
yang saat itu ada. Potensi segmen ini bertambah semakin besar seiring dengan
terjadinya switching konsumen penerbangan premium atau biasa yang menginginkan
harga yang lebih rendah. Swtiching ini banyak dipengaruhi oleh turunnya daya
beli konsumen penerbangan secara keseluruhan sebagai akibat krisis yang melanda
Asia.
Contoh Perusahaan Yang
Menggunakan Strategi Diferensiasi
Google
menggunakan sistem informasi untuk membedakan produk,dan mengadakan produk dan
jasa baru. Google mempunyai misi untuk memberikan pengalaman pencarian di
Internet yang terbaik dengan mewujudkan informasi dunia yang mudah diakses dan
bermanfaat. Google, pembuat mesin pencarian terbesar di dunia, menawarkan
kecepatan, kemudahan pencarian informasi di internet. Dengan mengakses lebih
dari 1.3 milyar halaman web, Google mengantarkan hasil yang relevan dengan
semua pemakai di seluruh dunia kurang dari setengah detik. Sampai hari ini, Google
telah merespon lebih dari 100 juta permintaan pencarian dalam sehari. Teknologi
pencarian Google yang inovatif dan tata muka pemakainya yang elegan menempatkan
Google pada posisi yang jauh berbeda dari mesin pencarian generasi pertama yang
tersedia saat ini. Dibandingkan dengan hanya menggunakan teknologi kata kunci
atau metasearch, Google memakai teknologi terbaru PageRank yang sedang
dipatenkan, teknologi ini menjamin informasi-informasi yang terpenting akan
ditampilkan dahulu. PageRank menampilkan pengukuran yang objektif mengenai
tingkatan halaman web dan diukur dengan cara menyelesaikan sebuah persamaan
dengan 500 juta variabel dengan lebih dari 2 milyar kondisi. PageRank
menggunakan struktur keterkaitan yang sangat luas seperti dalam sebuah struktur
organisasi. Pada intinya, Google menginterpretasikan sebuah keterkaitan dari
Halaman A ke Halaman B sebagai sebuah “suara” oleh Halaman A untuk Halaman B.
Google menilai pentingnya halaman web berdasarkan perolehan suara yang
diperoleh. Google juga menganalisa halaman yang memberikan suara. Metode-metode
pencarian Google yang otomatis dan kompleks tidak membolehkan adanya gangguan
dari manusia. Tidak seperti mesin pencari yang lain, Google disusun agar tak
seorangpun dapat membeli “tempat yang lebih tinggi” di hasil pencarian atau
mengubah hasil pencarian untuk tujuan komersial. Pencarian Google adalah
pencarian yang jujur dan obyektif dalam mencari website yang bermutu tinggi
dengan cara yang mudah.
Contoh Perusahaan Yang
Menggunakan Strategi Fokus
Procter
& Gamble Company telah mempunyai badan hukum di Ohio
pada 1905. Perusahaan tersebut didirikan oleh William Procter and James Gamble
pada 1837. Procter & Gamble memfokuskan diri pada produk bermerek untuk
meningkatkan kehidupan konsumen seluruh dunia. Saat ini perusahaan telah
memasarkan lebih dari 300 merek yang telah tersebar di lebih dari 160 negara.
Perusahaan beroperasi di lebih dari 80 negara melalui Market Development
Organization “MDO”. MDO meliputi pelanggan ritel yang resmi, saluran dagang dan
tim khusus untuk negara yang bekerja untuk membangun merek perusahaan di pasar
lokal. MDO diorganiasi mencakup tujuh wilayah, yaitu Amerika Utara, Eropa
Barat, Asia Utara-Timur, Amerika Latin, Eropa Timur dan Tengah/Timur
Tengah/Afrika, Cina dan ASEAN/Australia/India. Perusahaan dikelompokkan menjadi
tiga Global Business Units: P&G Beauty; P&G Family Health; and P&G
Household Care. Dalam P&G Beauty unit, meliputi Retail and Professional
Hair Care, Skin Care, Feminine Care, Cosmetics, Fine Fragrances and Personal
Cleansing. Hair Care merupakan bisnis utama dan Feminine Care merupakan bisnis
utama lainnya. Merek dalam P&G Beauty antara lain Pantene, Wella, Olay,
Always and Head & Shoulders. Dalam P&G Family Health, perusahaan
menawarkan produk perawatan kesehatan mencakup Oral Care, Pharmaceuticals,
Personal Health and Pet Health and Nutrition. Merek P&G Family Health
meliputi Actonel, Crest, Iams, Pampers, Bounty and Charmin brands. Dalam
P&G Household Care, terdiri dari Fabric Care and Home Care, mencakup Tide,
Ariel, Downy dan Dawn. In Snacks and Coffee, perusahaan membagi menjadi dua
kategori, yaitu Salted Snacks and Coffee. Dua merek dalam Snacks and Coffee –
Pringles dan Folgers. Pada 27 January 2005, Procter & Gamble bekerjasama
dengan The Gillette Company. The Gillette Company merupakan perusahaan yang
menghasilkan produk untuk pria, misalnya silet, pisau cukur dan tempat
penyipanan peralatan dan juga tersedia untuk produk wanita. Gillette juga
menyediakan batu baterai alkalin dan sikat gigi yang mampu masuk ke pasar
global. Pada 2007, Procter & Gamble ini dipimpin oleh Alan G. Lafley,
sebagai CEO/Chairman of the Board/President/Director.
